GUEST LECTURER “Markus Mailopus: Tagebücher – Eine Geschichte interkultureller Begegnungen”

Program Studi Pendidikan Bahasa Jerman menyelenggarakan kegiatan kuliah daring (guest lecture) pada Senin, 10 November 2025, yang menghadirkan narasumber Luisa Marten. Kegiatan ini diikuti oleh mahasiswa dan dosen dalam rangka memperkaya wawasan akademik, khususnya dalam kajian bahasa, sastra, dan budaya Jerman dalam perspektif interkultural.

Dalam kuliah ini, narasumber membawakan materi berjudul “Markus Mailopus: Tagebücher – Eine Geschichte interkultureller Begegnungen”. Materi tersebut mengajak peserta untuk memahami bagaimana catatan harian dapat menjadi sumber penting dalam mengkaji pengalaman lintas budaya serta dinamika pertemuan antarbudaya yang terjadi dalam kehidupan sehari-hari.

Pembahasan diawali dengan penjelasan mengenai latar belakang penulisan Tagebücher karya Markus Mailopus, yang memberikan gambaran tentang konteks sosial dan budaya yang melatarbelakangi munculnya catatan tersebut. Selanjutnya, peserta diajak menganalisis berbagai pengalaman interkultural yang terekam dalam buku harian tersebut, termasuk bagaimana interaksi antara individu dari latar belakang budaya yang berbeda dapat membentuk pemahaman baru terhadap budaya lain.

Selain itu, narasumber juga mengajak peserta merefleksikan hubungan budaya antara Jerman dan Indonesia melalui narasi personal yang tertuang dalam Tagebücher. Narasi tersebut menunjukkan bahwa pengalaman individu dapat menjadi jendela untuk memahami dinamika hubungan antarbangsa secara lebih mendalam.

Kuliah ini juga membahas pendekatan metodologis dalam membaca dan meneliti dokumen personal seperti buku harian sebagai sumber kajian interkultural. Melalui pendekatan tersebut, mahasiswa diperkenalkan pada cara menganalisis teks personal secara kritis untuk menggali makna budaya yang terkandung di dalamnya.

Kegiatan ditutup dengan diskusi interaktif mengenai pentingnya sensitivitas budaya dalam interaksi global. Melalui diskusi ini, mahasiswa diharapkan semakin menyadari pentingnya sikap terbuka, empati, serta pemahaman terhadap perbedaan budaya dalam membangun komunikasi yang harmonis di era globalisasi.

Melalui kegiatan kuliah daring ini, Program Studi Pendidikan Bahasa Jerman berharap mahasiswa dapat memperluas perspektif interkultural serta meningkatkan kemampuan analitis dalam memahami teks dan fenomena budaya dalam konteks internasional.